WORLD DISASTER WARNING FROM KWANKONG – PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG
=========================================
NOTE: This articel is written in Indonesian Language, to read it you will have to translate it into your own language.
One of the best translation tool online is http://translate.google.com
=========================================
Artikel kali ini bukan saya yang membuat, tetapi bersumber dari sebuah buku yang menurut saya PERLU dipahami dan dicermati serta diamalkan oleh seluruh manusia dimuka bumi ini . . . tanpa melihat suku bangsa – agama dan adat yang kita miliki.
Memang versi yang kali ini bersumber dari salah satu adat dan agama dari golongan masyarakat Chinese, tetapi karena menurut saya segala agama adalah SAMA! So, dengan PRINSIP ini maka saya memuatkan artikel ini untuk SIAPA SAJA YANG INGIN MENGETAHUINYA!
Demikian bunyi artikel dari buku yang saya baca ini !!!!!
Buddha Maitreya melakukan pelayanan cinta kasih suci menuju laut selatan untuk menolong manusia. Namun manusia terus-menerus melakukan perbuatan jahat, sehingga para utusan langit turun ke dunia untuk memberikan peringatan kepada manusia.
Barang siapa yang membaca dan mengetahui kitab ini, serta percaya dan melakukan nasehat kitab ini, maka dia akan terbebas dari bencana, keluarganya juga akan terlindungi.
Namun apabila ada orang jahat yang melihat atau mendengar isi kitab ini dan menyangkal kebenaran kitab ini, maka pada tahun Monyet, Ayam, Anjing dan Babi, bencana akan segera muncul.
Saat bencana datang ke dunia, maka ada makanan pun tak ada orang yang menyantapnya, ada pakaian pun tak akan ada orang yang mengenakannya, ada jalan pun tak ada orang yang melintas diatasnya, ada rumah pun tak ada orang yang menghuninya, ada sawah pun tak ada orang yang membajaknya, semua ini terjadi karena manusia akan binasa ditelan bencana.
Dan pada bulan ke-5 dan ke-6, dunia ini akan dipenuhi oleh ular beracun.
Pada bulan ke-8 dan ke-9, orang-orang jahat akan bermatian, dan mayat akan bergelimpangan berserakan dimana-mana.
Apabila ada orang yang bertobat dan kembali ke jalan yang benar, maka dirinya tidak perlu cemas akan 10 jenis bencana.
SATU: bencana air dan api
DUA: bencana kabut dan asap
TIGA: bencana tidak sadarkan diri dan mati
EMPAT: suami istri berpisah dan bercerai
LIMA: ular beracun menggigit orang
ENAM: mayat berserakan dimana-mana
TUJUH: pemberontakan tentara dan pembantaian
DELAPAN: siang dan malam ditutupi kedinginan
SEMBILAN: rumah tinggal akan menjadi milik orang lain
SEPULUH: hidup tidak akan ada kedamaian
Jalan akan penuh dengan mayat yang tidak terhitung jumlahnya, dari 10.000 orang, yang akan hidup hanya tinggal 1.000 orang. Bencana buruk telah datang, 5 jenis makanan pokok yang ditanam hanya sedikit sekali yang bisa dipanen. Topan dan badai datang menghantam dunia, naga jahat terbang dimana-mana, hidup manusia berada pada ujung kehancuran.
Raja langit mengutus kedua jendral besar Guan dan Zhao turun ke dunia fana; yang secara diam-diam memeriksa keadaan hati manusia, dan teryata ada manusiaa jahat yang mengetahui atau mendengar isi kitab ini tidak percaya dan menyangkalnya, serta terus menerus melakukan perbuatan jahat. Maka langit akan mengutuskan utusannya untuk mencabut nyawa orang jahat tersebut.
Bencana datang, harga beras akan melambung tinggi hingga berkali-kali lipat. Buddha Maitreya turun kedunia dan dua jendral utusan langit Guan dan Zhao, juga turun ke dunia. Pada tahun Anjing penyakit akan bermunculan, dan berakhir pada tahun Babi. Dari 10 orang 9 orang akan mati dan tinggal 1 orang yang hidup.
Bencana akan datang menghampiri manusia berupa angin, api, air, peperangan dan pembantaian, infeksi tubuh oleh viru mematikan, disambar petir, digigit ular beracun, susah melahirkan, kelaparan dan musnahnya umat manusia.
Sang Buddha Sakyamuni mengatur dunia ini selama 13.000 tahun, kini masanya telah berakhir. Dunia akan dipegang dan diatur oleh Buddha Maitreya, dimulai pada tahun Monyet berakhir pada tahun Tikus.
Pada saat ini, tanaman akan gagal panen secara total, manusia akan mati kelaparan, peperangan dan pembunuhan tidak akan bisa dihindari. Namun, apabila ada orang yang membaca atau mendengar isi kitab ini dan menyebarkannya secara luas agar dicermati oleh seluruh manusia dimuka bumi untuk bertobat, maka dirinya akan terbebas dari bencana. Maka saat kedamaian kembali muncul di dunia ini, dirinya juga ikut merasakan kebahagiaan di dalam dunia Buddha. Namun apabila ada orang yang membaca atau mendengar isi kitab ini dan tidak menyebarluaskan, maka dirinya tidak akan terhindar dari 10 bencana besar ini, dan setelah mati akan sangat susah untuk bereinkarnasi kembali.
Apabila ada orang yang menyalin kitab ini dan menyebarluaskannya, maka keluarganya akan terlindungi dan terbebas dari bencana. Cahaya suci akan melindungi keluarganya, dan bencana akan menjauhi keluarganya.
Para utusan langit setelah turun ke dunia manusia, melihat keadaan hati manusia yang begitu jahat, setelah kembali dan melapor kepada Raja Langit, Raja Langit sangat murka kepada para Dewa yang disembahyangi oleh manusia namun tidak menasehati manusia untuk bertobat. Kini, dunia dipenuhi oleh orang-orang jahat, hati manusia penuh dengan siasat buruk. Karenanya, Raja Langit menurunkan bencana menghukum manusia, dan menggantikan pada Dewa-Dewa.
Beberapa kali Dewi Guan In Laut Selatan berlutut dan memohon pengampunan bagi manusia, bahwa orang jahat sudah seharusnya dibinasakan, namun orang baik harus diselamatkan terlebih dahulu. Raja Langit mengabulkan permohonan Dewi Guan In Laut Selatan lalu memisahkan manusia menjadi dua tingkatan, yakni yang jahat dan yang baik. Peperangan dan menolong orang yang tertimpa musibah, melihat dan tidak ada rasa kasihan kepada orang yang menderita, tidak menilai kebaikan dan keburukan diri sendiri, malah menuduh orang lain bersikap tidak adil dinasehati untuk berbuat baik namun tidak mau percaya, mengakibatkan atau mengajarkan orang lain berbuat jahat. Ke-54 kejahatan dan keburukan ini nentinya satu per satu akan diperhitungkan.
Barang siapa yang melakukan ke 54 kejahatan ini akan hidup lagi didunia tetapi akan dijerumuskan dalam neraka, setan dan dunia binatang. Barang siapa yang melakukan ke 54 kejahatan ini, maka dia akan kehilangan seluruh anggota keluarganya, anak dan suami istri akan berpisah, darahnya akan mengalir bagaikan air, badannya akan membusuk dan tulang-tulangnya mongering bagaikan ranting pohon yang kering. Ada sawah ladang, namun tidak ada orang yang menggarapnya, ada rumah namun harus menjadi milik orang lain.
Barang siapa yang bertobat menuju jalan kebaikan, maka penyakit yang dideritanya akan disembuhkan. Karena itu, kepada manusia, berpikirlah dengan jernih, lekaslah bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Sebab, setelah pemeriksaan 3 tahun terhadap dunia ini selesai, SAYA (utusan Langit) akan segera kembali dan melapor kepada Raja Langit.
Perintah Langit turun dan SAYA pun ke dunia memeriksa kemana-mana tentang keadaan hati manusia dan SAYA pun akan memberikan bencana yang setimpal kepada orang jahat. Bencana akan dimulai dengan peperangan atau pembantaian rakyat, lalu bencana penyakit akan muncul. Dan dalam beberapa bulan, seluruh orang jahat akan SAYA cabut nyawanya. Dan walaupun dia memohon kepada Dewa, Dewa tidak akan mendengarkannya, dan walaupun dia memakan obat, penyakitnya tidak akan sembuh.
Hari ini SAYA melihat kehancuran ini, tidak ada cara untuk menolong manusia. SAYA telah menerima persembahan dan api dupa dari anda semua namun tidak menasehati anda, dan anda semua menghormati SAYA sebagai Dewa. Namun sekarang, bencana datang dan SAYA tidak menolong anda, SAYA benar-benar bertindak tidak benar karena telah menganggap diri SAYA sebagai Dewa yang begitu Agung. Karena itu, dunia langit telah memberikan peringatan, dan kepada manusia hendaklah mendengarkannya. Saat ini adalah bencana akhir dunia, dari 10 orang hanya 1 orang yang bisa hidup. Peperangan dan pembunuhan akan terjadi dimana-mana, penyakit akan menyebar ke seluruh pelosok dunia. Petir dan Guntung saling menyambar menggetarkan dunia, air laut dan sungai akan meluap, angina rebut akan bergejolah menyapu dunia, kemarau panjang akan terjadi sehingga tanaman tidak akan bisa hidup, Raja Setan datang mengetuk pintu rumah di tengah malam, setan penyakit akan muncul di siang hari, harimau akan keluar dari hutan, ular berbisa keluar memenuhi jalan. Ke-10 bencana besar tidak bisa dihindari, dan setelah bencana berlalu maka manusia yang hidup akan tinggal sedikit.
Karena itu, bertobatlah, segeralah sesali perbuatan yang tidak benar dan segeralah berbuat kebaikan. Jangan menunggu bencana datang, baru muncul niat bertobat karena tidak akan sempat lagi. Segeralah berbuat kebaikan: ** berbaktilah kepada Langit dan orang tua ** setialah kepada negara dan rakyat ** bagi yang miskin haruslah bersabar dan tidak melakukan perbuatan jahat ** bagi yang kaya segeralah menolong orang yang miskin ** orang yang pintar, didiklah orang yang bodoh. Bila tidak, setelah bencana datang maka semuanya akan terjerumus ke dalam penderitaan. Dan hanyalah orang baik yang berjodoh dan menemukan jalan kedamaian.
Hari ini, SAYA memasuki tubuh manusia dan meminjam mulut, meminta bantuan kepada yang mengenal tulisan untuk membantu SAYA menulis sebuah buku dan menyebarkannya, dan buku inilah yang akan membuatnya memperoleh kedamaian hidup. Dan barang siapa membantuku menyalin sebanyak 10 buku, maka keluarganya akan terbebaskan dari bencana. Dan barang siapa menyalinnya sebanyak 100 buku, maka dirinya akan hidup bahagia dan panjang umur. Bagi yang mempunyai uang dan memperbanyak dan menyebarluaskannya, maka keluarganya akan dilindungi dan hidup makmur. Bila ada orang yang buta huruf, maka bantulah dengan membacakan isi buku ini. Bila ada orang jahat yang tidak percaya maka hantu jahat akan segera datang menghampirinya, sehingga tubuhnya akan lemas dan tidak sadarkan diri, kemudian darah akan mengalir keluar dari kedua bola mata, kedua lubang hidung, kedua lubang telinga dan mulutnya.
Mengenai ke-10 bencana besar ini, SAYA tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut lagi, karena ianya merupakan rahasia langit, SAYA tidak bisa membocorkannya. Apabila anda tidak mau mendengarkan nasehat, maka bencana akan segera mendatangi anda. Apabila manusia mau mendengarkan nasehat kitab ini dan bertobat, maka langit akan melindunginya dari bahaya bencana.
(Taiwan, R.O.C tahun 5 (tahun 1916) Penanggalan Lunar bulan 10 tanggal 10, tengah malam)
Bagi anda yang suka berbuat kebaikan, perbanyak dan sebarkanlah kitab ini, pahala yang diperoleh akan menjauhkan anda dari bencana. Dan kebaikan akan membuahkan kebahagiaan dalam hidup ini.
Penanggalan Lunar, Tahun Naga bulan 6 tanggal 8, tengah malam (tahun 1917). Maha Buddha XuKong turun ke dunia untuk memberikan peringatanNya melalui media manusia di kelenteng LungYi)
Beberapa tahun ini, bencana terus berdatangan ke dunia manusia, KU peringatkan kepada manusia agar selalu menjaga hatinya. Bala penyakit telah turun ke dunia, dan hanya dengan bertobat dan kembali ke jalan yang benar yang bisa membuat manusia terhindar dari bencana. Seluruh isi alam semesta ini diatur oleh Langit, sadarilah dan melangkahlah di jalan yang benar. Jangan tanyakan bagaimana bencana ini akan datang, hanya berbuat pahala lah satu-satunya cara untuk terbebas dari bencana. Bila anda sadar dan melakukan pebuatan benar, maka anda akan hidup sehat dan tenang, anda tidak usah cemaskan apa yang telah ditakdirkan.
Kebaikan juga akan membuat nama anda harum di dunia ini, kebaikan membuat anda terlindungi oleh para Buddha dan hidup bahagia. Kebaian juga akan mendatangan keberuntungan bagi anda, kebaikan juga akan membuat marga dan nama leluhur menjadi mulia. Karena itu, dinasehati kepada anda untuk berbuat kebaikan untuk menemukan jalan Buddha. Membantu orang juga akan membantu diri sendiri menuju jalan surga. Pada saat bencana datang, pahala yang anda perbuat akan menghantarkan kita menuju pintu surga.
Sebarkanlah peringatan bencana ini kepada orang ramai. Jangan bicarakan keburukan orang lain, namun lakukan apa yang menjadi tugas anda dengan sebaik mungkin, maka anda akan diberkati kesehatan dan terbebas dari bencana, pahala yang anda perbuat bahkan akan membuat anda menjadi Dewa-Dewi. Bila anda membina diri berbuat kebaikan semakin awal, maka kebahagiaan akan semakin cepat anda peroleh, setiap hari juga akan sesuai dengan keinginan anda. Tanamkanlah bibit hati nurani anda sedini mungkin, agar perjalanan hidup anda tidak ternodai oleh hal-hal kotor. Bantulah dan selamatkan orang lain, maka anda juga akan diselamatkan. Bila setiap orang bersama-sama berjalan dijalan yang benar, maka kebenaran akan tersebar kemana-mana. Jangan tunda lagi kebersamaan untuk mendalami jalan kebenaran, karena pahala dan anugerah akan selalu menyertai anda. Waspadailah peringatan akan bencana ini maka kehidupan akan terbebaskan dari kebinasaan.
Ketahuilah, bahwa tidak ada lagi tempat di dunia ini dimana anda bisa mendengar peringatan bencana ini. Karena ini, segeralah berbuat kebaikan agar terlindungi dari ebncana. Karena dengan hati yang berih, maka saat bencana tibe, anda akan bagaikan bunga teratai yang tetap tumbuh subur ditengah kobaran api.
Baca SYAIR PERINGATAN BENCANA DARI DEWA LANGIT
Baca CARA MENGHINDARI BENCANA DARI DEWA LANGIT
TAISHANG berkata:
Membaca dengan tulus kitab ini, maka para Dewa Dewi yang mendengarkannya dari Langit akan menjadi segan. Orang yang mati akan hidup kembali penyakit yang telah lama diderita akan menjadi embuh. Kitab peringatan akhir bencana ini bisa begitu hebat karena isinya berbeda dengan kitab-kitab lainnya. Orang yang suka berbuat amal dengan percaya dan memperbanyak dan menyebarluaskan kitab ini, maka kebaikannya itu akan dihitung menjadi phala yang berlipat-lipat ganda.
Dalam buku sering dikatakan bahwa, kebaikan akan mendatangkan keberuntungan. Kitab Yi juga mengatakan bahwa keluarga yang banyak berbuat kebaikan akan selalu hidup penuh kebahagiaan. Karena itu, bagi orang-orang yang berkeyakinan dan beriman kuat, apabila dapat menyebarkan kitab ini, maka akan memperoleh pahala tak terhingga. (ZhongHuanMingGuo, tahun 1951, musim panas)
KEJADIAN NYATA BERHUBUNGAN DENGAN KITAB INI
Di propinsi Sicuan kota ChongQing, Tiongkok, ada seorang bernama WangChongSan yang sangat suka berbuat amal. Pada saat itu, penduduk kota ChongQing dilanda penyakit yang telah bertahun – tahun tidak bisa disembuhkan, banyak sekali binatang buas yang keluar dari hutan dan melukai penduduk kota. WangChongSan dengan tulus mengumpulkan penduduk untuk melakukan ritual penolakan bala bencana. Ritual penolakan bala bencana dimulai pada tahun ke-2 GuangXu, bulan 4 hari ke-3, berakhir pada hari ke-4, namun pada hari ke-5, tiba-tiba muncul seorang pekerja bernama ChengQing yang datang untuk melihat-lihat. Raut wajahnya begitu bercahaya dan dengan suara penuh wibawa ia berkata: “SAYA adalah GuanShengDiJun yang turun ke dunia manusia”. Baru selesai berbicara, tiba-tiba langit dipenuhi oleh wan berwarna-warni, lonceng dan gendang berbunyi sendiri sehingga sang pendeta yang memimpin ritual penolakan bala bencana tersebut ketakutan hingga menjadi pucat. Sang pendeta segera berlutut dan memohon petunjuk.
GuanShengDiJun dengan marah berkata: “SAYA memperlakukan dunia dan kehidupan penuh dengan setia dan jujur, karena itu SAYA berharap agar semua manusia juga harus memiliki jiwa setia dan jujur agar terhindar dari bencana. Manusia telah melakukan dosa-dosa yang sangat membuat Langit marah:
** manusia tidak berbakti kepada orang tua
** manusia melakukan perbuatan asusila
** menindas yang lemah, melakukan penipuan
** memutar balikkan fakta kebenaran dan
** membalas dendam.
Dosa-dosa ini telah dibukukan oleh Dewa BeiDouXingJun yang bertugas mencatat tidak-tanduk manusia. Saat Raja Langit kewalahan untuk melihat buku-buku yang mencatat dosa manusia yang telah menumpuk bagaikan gunung, Raja Langit memerintah BeiDouXingJun untuk hanya mencatat orang yang berhati baik. Namun dari 100 orang, hanya terdapat 1 atau 2 orang yang tercatat sebagai orang yang baik.
Hawa jahat manusia begitu menakutkan sehingga menembus cakrawala, Raja Langit menjadi sangat marah sehingga menurunkan perintah untuk mencabut nyawa orang-orang jahat. SAYA tidak sampai hati melihat bencana ini akan tiba, karena itu SAYA beberapa kali memohon pengampunan kepada Raja Langit agar menyisihkan separuh dari jumlah manusia. SAYA juga memohon ampun kepada 10 Raja Neraka. Bencana akan datang menghantam dunia berupa angin, hujan, badai dan petir, air, api, pembunuhan, pemberontakan, binatang-binatang buas keluar dari hutan, ular dan serangga keluar menyebarkan penyakit, para orang jahat akan segera dibinasakan. Apabila manusia tidak segera bertobat, maka pada saatnya nanti tubuhnya akan menjadi tengkorak yang berserakan dimana-mana. Alangkah mengerikan! Alangkah mengerikan!
Karena itu segeralah bertobat! Jangan lakukan lagi dosa-dosa lama, jangan kembali ke jalan yang tidak benar, karena hanya dengan beginilah Langit akan tersentuh untuk tidak menurunkan bencana. Segala sesuatu yang SAYA lakukan ini adalah:
KITAB SUCI PENYELAMATAN DUNIA
Manusia haruslah:
** menghormati langit
** menghormati para Dewa Dewi
** menyembah para leluhur
** berbakti kepada orang tua
** menaati hukum dan peraturan
** menghormati guru
** sesma penganut agama harus saling bertoleransi
** hidup rukun dengan tetangga
** suami istri harus saling menghormati
** orang tua harus mendidik anak cucu nya
** banyaklah berbuat pahala
** jangan membunuh sesama mahluk hidup
** tidak berbicara yang tidak benar
** jangan ada tindak-tanduk membangkang
** jangan bertindak tidak adil
Bila semua nasehat dan larangan ini dilaksanakan, maka bintang keberuntungan akan selalu menyinari kehidupan. Apabila ada orang baik hati yang melihat isi kitab ini lalu menyalin dan menyebar luaskannya, dan walaupun ada bencana yang akan menimpanya, maka bencana itu akan menjauh, dan tidak ada yang perlu ditakutkan.
Setelah GuanShengDiJun selesai berkata lalu keluar dari tubuh ChenQing. Orang-orang yang pada saat itu mendengar nasehat dan peringatan GuanShengDiJun segera mencatatnya menjadi buku dan menyebarluaskannya.
Pada saat itu ada seorang yang bernama HuYanQi menyangkal kebenaran isi buku atau kitab ini. Sesampainya dirumah dia langsung muntah darah dan meninggal. Juga ada seorang yang bernama Deng yang juga menyangkalnya, satu keluarga 8 orang meninggal semuanya karena terjangkit penyakit aneh. Lebih aneh lagi, ada seorang yang bernama Lan yang tinggal di ShiQiaoPu, beliau diramalkan akan mati ditengah jalan, orang-orang menyebutnya sebagai bencana ular yang menghalang ditengah jalan. Suatu hari Lan melihat seorang yang sedang menyalin buku atau kitab ini, lalu menertawakan akan betapa bodohnya orang tersebut. Belum selesai tertawa, tiba-tiba ada orang yang berlari datang dengan menghunuskan pedang dan menusuk lehernya. Lan pun mati terkapar penuh dengan darah.
Beberapa tulisan tentang kejadian NYATA akan saya post dalam satu artikel yang akan saya muatkan nantinya …
Buddha Maitreya berkata:
Orang yang berhati baik, selalu saja ada orang jahat yang menindasnya!
Orang yang berhati jahat, selalu saja ada orang yang takut kepadanya.
Orang yang kuat, selalu saja ada orang yang mengalah kepadanya.
Orang yang lemah, selalu saja ada orang yang mencelakakannya.
Orang yang kaya, selalu saja ada orang yang menjilatnya.
Orang yang miskin, selalu saja ada orang yang menghinanya.
Ke-6 masalah ini ditanyakan oleh para Bodhisatva kepada sang Maha Guru Damo.
Sang Maha Guru Damo menjawab:
“Jangan perdulikan, biarkan saja, lihatlah apa yang akan menimpa mereka setelah beberapa tahun lagi!”
KwanYin berkata:
“Orang yang baik terus berbuat kebaikan maka kebahagiaan dan kekayaan akan selalu menyertainya. Orang yang jahat terus melakukan kejahatan, maka neraka dan siksaan akan selalu menunggunya. Penipu terus melakukan penipuan, maka ada 6 jenis binatang ternak yang akan menjadi reinkarnasinya”
Boddhisatva DiZang berkata:
“Kebaikan bagaikan pohon cemara, kejahatan bagaikan bunga. Didepan mata kelihatannya tidak berarti apa-apa, namun suatu ketika saat salju turun, yang terlihat hanya pohon cemara, sedangkan bunga telah gugur dan mati. Karena itu, BERSABARLAH . . . biarkan mereka berbuat sesuka hati mereka, karena tidak lama beberapa tahun lagi, lihatlah bencana apa yang akan mereka derita.”
Membina diri bisa bagaikan melakukan perdangan jual beli. Timbangan haruslah jujur sesuai bera yang akan dijual. Hubungan suami istri dalam rumah tangga harus dijaga jangan sampai terjadi pertengkaran. Bila nasi sudah menjadi bubur, segalanya tidak akan tertolong lagi!
Janganlah melakukan penipuan dengan memakan berat timbangan, karena hal itu tidak akan dimaafkan oleh Langit. Janganlah tergiur oleh keuntungan dan kenikmatan didepan mata, hiduplah dengan jujur dan benar agar bisa membawa berkah bagi anak cucu dikemudian hari.
Menjadi manusia itu mudah, yang sulit adalah bagaimana menjalani hidup sebagai manusia!
. . . .
Sumber: buku PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG

Related Post
4 Comments to WORLD DISASTER WARNING FROM KWANKONG – PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG
Like or Dislike:
0
0
[...] WORLD DISASTER WARNING FROM KWANKONG – PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG Baca SYAIR PERINGATAN BENCANA DARI DEWA [...]
Like or Dislike:
0
0
[...] Cemilan kali ini bukan saya yang menuliskannya, tetapi bersumber dari sebuah buku yang berjudul “PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG” [...]
Like or Dislike:
0
0
[...] Supaya kita sama-sama mempunyai pengetahuan sadar tentang apa yang saya maksudkan, maka silahkan anda melihat tulisan sebelumnya dengan judul: WORLD DISASTER WARNING FROM KWANKONG – PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG [...]
Like or Dislike:
0
0
[...] JUGA: WORLD DISASTER WARNING FROM KWANKONG – PERINGATAN BENCANA DUNIA DARI KWANKONG convey_source = "English";Related PostTIPS PayPal Indonesia : Cara Tarik Uang PayPal ke Rekening [...]
Leave a comment
Categories
- BHAISAJYA GURU VAIDURYA PRABHA RAJA
- Cemilan Kehidupan
- DOA
- FOOD FOR the SOUL
- Free Resource
- GATHA / CHANTING
- GAYATRI MANTRA
- Hakekat Perempuan
- Ilmu Internet
- JINA JAYA PANJARA PANNARASA GATHA
- KARMA
- KEMATIAN
- KESELAMATAN
- Kwan Kong
- MAMA LAUREN
- Manusia Cantik
- Market and Product
- PANGLIMA BESAR YAKSA
- Produk Niche
- Ramalan Jucelino Nobrega da Luz
- TIPS PayPal Indonesia



October 4, 2009