Manfaat Doa Yang DiSertai Dengan Keyakinan
Pada saat itu Sang Junjungan berkata kepada Ananda : “Semua pahala dari Tathagatha Cahaya Lazuardi, Guru Penyembuhan, sebagaimana Aku telah memujiNya barusan, adalah Dharma yang paling praktis dan luas dari Hyang Buddha, sekalipun begitu makna itu masih sulit dipahami oleh para umat. Apakah engkau mempunyai keyakinan terhadapnya?”
Ananda menjawab : “Yang dijunjungi, Aku tidak mempunyai keraguan sedikitpun terhadap Vaipulya Sutra yang dikotbahkan oleh Tathagatha, mengapa begitu ? Karena karma yang timbul oleh perbuatan, kata-kata dan pikiran semua Tathagatha adalah suci murni seluruhnya. O Junjungan, cakrama sang surya dan rembulan bisa kami jatuhkan, Gunung Semeru bisa kami buat bergetar, tetapi ajaran dari semua Buddha adalah sama dan tidak pernah berubah.”
“Yang Dijunjungi, akar keyakinan dari makhluk hidup adalah tidak sempurna. Sekali pun mereka mendengar gambaran tentang jangkauan kegiatan spirituil serta prilaku dan hasil kerja yang luas dari berbagai Buddha, mahluk dengan keyakinan tidak sempurna itu mungkin akan berpikir : Bagaimana mungkin kita, hanya dengan berkonsentrasi pada nama seoarang Buddha, Tathagatha Cahaya Lazuardi, Guru Penyembuhan, akan memperoleh pahala yang demikian mulia ? Karena kurang keyakinan, selanjutnya akan timbul perkataan menjelekkan dan menghujat. Seterusnya mahluk ini kehilangan kegembiraan dan kebahagiaan seperti di dalam malam yang gelap dan panjang sampai akhir hidupnya. Dan ia akan terus bertumimbal lahir di berbagai alam sengsara tanpa akhir.”
Hyang Buddha memberitahu Ananda : “Jika makhluk ini mendengarkan nama Tathagatha Cahaya Lazuardi, Raja Guru Penyembuhan dan dengan sepenuh hati menerima dan mempertahankannya tanpa keraguan, maka mereka tidak akan terjatuh dalam kehidupan menyedihkan.”
“Ananda, memang sukar untuk memiliki keyakinan dan memahami perbuatan luhur dari para Buddha. Sekarang engkau bisa menerimanya, hal ini disebabkan oleh kekuatan yang menakjubkan dari Tathagatha itu. Ananda, para Sravaka, Pacekkabuddha dan Bodhisattva yang belum memasuki tahapan bhumi tidak mempunyai keyakinan yang demikian dan sulit memahami kesunyataan tertinggi yang diuraikan para Buddha, kecuali Bodhisattva dengan satu kelahiran lagi (Ekajatipratiprabaddha) yang bisa demikian.”
“Ananda, kelahiran sebagai manusia sulit diperoleh, sekalipun tubuh manusia sudah diperoleh juga sulit untuk menumbuhkan Bodhicitta serta keyakinan untuk memuja dan menghormati Triratna. Bahkan lebih sulit lagi adalah kesempatan untuk mendengar nama Tathagatha Cahaya Lazuardi, Guru Penyembuhan. Ananda, seandainya Aku menceritakan praktek Bodhisattva yang tak terbatas, metode bijaksana yang tak terhingga serta ikrar agung dan luhur yang tak terhitung dari Tathagatha Cahaya Lazuardi, Guru Penyembuhan itu – sekalipun Aku menceritakannya untuk 1 kalpa atau lebih lama, masa itu akan berlalu, tetapi perbuatan, ikrar dan metode bijaksana yang unggul dari Buddha itu adalah tak habis – habisnya bila diuraikan.”

Related Post
No comments yet.
Leave a comment
Categories
- BHAISAJYA GURU VAIDURYA PRABHA RAJA
- Cemilan Kehidupan
- DOA
- FOOD FOR the SOUL
- Free Resource
- GATHA / CHANTING
- GAYATRI MANTRA
- Hakekat Perempuan
- Ilmu Internet
- JINA JAYA PANJARA PANNARASA GATHA
- KARMA
- KEMATIAN
- KESELAMATAN
- Kwan Kong
- MAMA LAUREN
- Manusia Cantik
- Market and Product
- PANGLIMA BESAR YAKSA
- Produk Niche
- Ramalan Jucelino Nobrega da Luz
- TIPS PayPal Indonesia


