INDONGEBLOG.COM

LIFE – HEALTH – INTELLIGENCE BLOG

Hakekat Rahasia Mutiara Kehidupan Perempuan

Rating 3.00 out of 5

Jangan salah sangka, yang ingin saya utarakan disini bukanlah masalah diskriminasi dan penyamarataan derajad antara perempuan dan laki-laki. Memang tidak akan sama, bagaimana bisa sama? Kalau sama, maka dunia ini juga akan monoton jadinya, tidak ada yang cantik dan periang atau menangis dan tertawa atau bahagia dan susah atau lembut dan kasar.

Apakah keadaan dan suasana ini yang anda inginkan? Jika iya, maka teruslah anda meminta dan melawan agar anda diberikan sesuatu yang memang tidak ada! Jika bukan, jangan lagi anda meminta kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

Satu yang ingin saya tanyakan kepada anda, perempuan!
Kepada siapa anda meminta kesetaraan di dunia ini?
Kepada Mahkamah Agung? BUKAN!
Kepada Tuhan? BUKAN!
Kepada Pemerintah? BUKAN!
Kepada Orang Tua anda? BUKAN!
Kepada Pemimpin Negara Lain? BUKAN!
Semua BUKAN!

Jadi kepada siapa anda sebenarnya meminta agar derajat ini disamaratakan?
Kepada kaum laki-laki kan?
Karena mereka yang menurut anda mendiskriminasikan perempuan, kalau mereka tidak mendiskriminasikan perempuan, maka perempuan pun tidak akan terdiskriminasi ….
BENAR TIDAK?

TENTU SAJA BENAR !!!!!!!!!!

Kalau saya mendeskripsikannya, maka alasan-alasan yang saya kemukakan adalah sebagai berikut:

1. Tubuh :
Seorang perempuan ditakdirkan mempunyai bentuk tubuh yang berbeda dengan laki-laki. Fakta ini yang membuat terjadinya salah satu perbedaan yang tidak dapat anda pungkiri lagi. Mengapa sebagian dari manusia-manusia yang namanya “perempuan” memanfaatkan hal ini untuk mendapatkan lebih banyak dari yang mereka miliki. Misalnya : uang, martabat, pengakuan, keangkuhan, kemarahan.
Tanpa adanya manusia-manusia yang namanya “perempuan” yang memanfaatkan bentuk tubuh mereka yang berbeda ini menjadi santapan kaum laki-laki, maka martabat dari kaumj “perempuan” tidak akan diinjak-injak. Siapa yang harus anda salahkan dalam hal ini? Balik kepada Kaum Perempuan sendiri … perbaikilah ini baru minta-minta martabat …..

2. Pendidikan :
Kaum perempuan selalu merasa bahwa anda hanya pantas untuk kembali ke dapur tanpa adanya hal lain yang bisa anda kerjakan. Maka anda tidak mementingkan Pendidikan, kalau sudah sekolah sampai SMP sudah lebih dari cukup, kalau sanggup sampai SMU yah bagus juga. Karena tugas anda bukanlah mencari uang, jadi sekolah itu tidak perlu. Inilah yang membuat mahluk perempuan itu LEMAH dan BODOH! Kebodohan adalah sumber awal dari semua kemelaratan dan kesengsaraan dalam dunia ini. KeBODOHan adalah musuh nomor satu dari MANUSIA, bukan Perempuan, tetapi semua MANUSIA!

3. Motivasi :
Kebanyakan perempuan merasa bahwa dia lahir hanya untuk menikah dan berlindung dibawah tangan laki-laki dan melahirkan anak-anak. Tugasnya hanya ada dalam seputar ruang lingkup rumah dan anak-anak saja. Kaum perempuan tidak mendapatkan “Motivasi” untuk meraih LEBIH! Hal ini yang menurut saya akan menjadi awal dari “KEPASRAHAN” terhadap semua hal yang terjadi kepadanya.

Mereka dilarang bekerja oleh kaum laki-laki yang sudah menjadi suaminya. Apabila anda mau berpikir dan membuka mata anda, wahai kaum laki-laki, apa yang akan terjadi dengan istri dan anak-anak anda bila anda MATI? Apakah anda yakin anda telah akan mempunyai cukup materi untuk membiayai istri dan anak-anak anda sampai dengan 25 tahun kedepan bila anda mati besok pagi? Bila seorang istri tidak dibenarkan bekerja maka hal ini terjadi bukan hanya karena keBODOHan si perempuan saja, tetapi dikarenakan sifat egois yang dimiliki oleh kaum laki-laki sehingga mereka menjadi BODOH!

Bila anda, yang memberi nafkah keluarga, MATI besok pagi dan dengan badan rohani anda kembali ke bumi melihat istri dan anak-anak anda yang melarat dan menderita kelapan serta ditindas oleh dunia yang kejam ini, maka air mata DARAH yang anda teteskan pada saat itu hanya akan anda TELAN sendiri …. biarkan perempuan anda bekerja semau mereka, hal ini yang akan menjadi jaminan bagi anda bahwa anak-anak anda akan aman dalam bimbingannya bila anda harus pergi.

4. Wawasan :
Kaum perempuan HARUS mempunyai wawasan yang luas. Dengan demikian mereka tidak menjadi ANGKUH! Kaum perempuan yang sudah bekerja dengan mapannya mempunyai keangkuhan yang lebih dari kaum laki-laki. Dengan wawasan dan pandangan serta ilmu yang luas, maka mereka dapat sadar akan mulianya menjadi seorang perempuan. Selain bekerja, anda juga mempunyai tugas yang jauh lebih mulia, yaitu mendidik anak-anak anda. Bila anda BERANI memutuskan untuk bekerja, maka inilah awal dari tugas yang bukan main berat harus anda emban … karena anak-anak bukan tanggung jawab pembantu … Bila anda mengatakan hal ini tidak mungkin anda lakukan, itu BOHONG! Karena saya, 3 bersaudara, dibesarkan oleh satu orang ibu dengan ayah yang pergi pada saat saya berumur 10 tahun. Tidak ada lagi manusia yang dapat bersilat lidah melawan pengalaman hidup seseorang.

Banyak sebenarnya yang dapat saya tuliskan untuk menjadi ulasan bagi kita semua, tetapi karena saya sudah muak memberi alasan atas sebuah masalah yang sebenarnya bukan masalah, maka saya sudahkan saja sampai disini. Anda pasti dapat menyambung alasan-alasan lainnya untuk saya masukkan dalam no.5 – 6 – 7 dan seterusnya.

Silahkan anda tuliskan dalam kolom komentar dibawah bila anda mau saya tidak perduli apakah anda perempuan ataupun laki-laki!

  • Share/Bookmark

Read Also

Tags: , , , , , , , ,

Wednesday, August 13th, 2008 Cemilan Kehidupan, Hakekat Perempuan

6 Comments to Hakekat Rahasia Mutiara Kehidupan Perempuan

Baby
December 3, 2008

Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Gue berhenti kerja demi ngurus anak tanpa pembantu. Gue kehilangan kehidupan, teman-teman dan harapan setelah itu. Gue coba untuk gak ngeluh. Gue sadar wanita itu mahluk paling kuat di atas laki-laki. Mana ada laki-laki yang bisa tahan mengandung 9 bulan dan merasakan sakit,antara hidup-mati,demi melahirkan sosok bayi mungil. Mana tahan laki-laki terkukung tanpa pergaulan dan kebebasan. Dengan alasan bekerja dan sebagai pencari uang tunggal, mereka keluarkan ego seorang laki-laki…

YOU GO GIRL!!!!

Baby
December 3, 2008

Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Intinya,gue setuju banget sama tulisan lu…

ganang
December 11, 2008

Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Wah… Situs yang menarik dan cukup OK artikel nya..
Boleh dong.. kunjungi website saya di situs http://www.mesinuangku.com , Dijamin pasti akan mengejutkan Anda .. !

admin
December 17, 2008

Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

@Baby

Siapa yang nyangka kalau kita harus nantinya berhenti bekerja dan end up/berakhir dengan mengurus anak? Sewaktu masih SMU semuanya bagaikan SURGA dimana kita membayangkan banyaknya kesempatan yang bisa kita buat dalam hidup kita yang akan datang.

TERNYATA Angan2 yang kita punya dimasa Kuliah dan SMU ternyata hanya berakhir pada mengurus anak dan mengurus rumah . . . DAN kalau Mbak Baby mau mengharapkan sesuatu yang BAIK sebagai hasil dari kerjaan yang anda lakukan sekarang, itu pun BELUM TENTU! Banyak anak yang TIDAK MENGINGAT ibunya lagi setelah mereka mempunyai kehidupan sendiri.

Bagaimana dengan KENYATAAN ini . . . apakah bukan lebih menyakitkan lagi?

Ini hanya sebuah Khayalan yang harus kita pikirkan, bukan Khayalan yang Membual tetapi sebuah FAKTA dalam hidup seorang perempuan, seorang IBU!

Saya juga mempunyai ibu yang sangat saya sayangi, sebenarnya mengapa saya membuat artikel yang seperti ini adalah sebagai sebuah persembahan saya buat Ibu saya, dimana saya pribadi TIDAK dapat mengimbangi apa yang sudah diberikannya kepada saya sampai saya sebesar ini. Saya kehilangan akal dengan Ibu yang tidak pernah meminta apapun dari saya, walau dia tau saya mempunyai pendapatan yang cukup lumayan, walaupun dia tau saya mungkin saja sanggup memberikan dia apa yang mungkin dia mau. Dia tidak pernah menganggap apa yang sudah diberikannya sebagai hutang yang harus dia minta kembaliannya.

Kalau setiap IBU bisa berhenti berharap, maka BUMI PERTIWI akan tersenyum . . . tetapi IBU juga manusia dengan semua keterbatasan dan kesalahan serta pengharapan selayaknya manusia, maka banyak IBU yang meratap dan menangisi nasibnya!

Saya TIDAK mau berbicara tentang laki-laki, dimana saya tau bukan ITU yang ingin saya sampaikan, laki-laki adalah laki-laki [kata mereka] tetapi saya juga mempunyai seorang AYAH selayaknya manusia umumnya, saya tau sosok AYAH yang saya miliki dan saya BERHARAP banyak lagi TUMBUH AYAH-AYAH lainnya yang seperti saya miliki, dimana dia mau membantu Ibu dengan mencuci piring sewaktu dia pulang kerja jam 6an sore.

Apakah kehidupan yang saya miliki ini SEMPURNA?
TIDAK . . . Ayah pergi sewaktu saya berumur 10 tahun dan keadaan itu BELUM TERMAAFKAN buat saya!

Dibalik Agama apapun yang Anda anut . . . Anda seorang MANUSIA! dimana kita SAMA!

Willis Eeds
February 13, 2010

Like or Dislike: Thumb up 1 Thumb down 0

Hello just thought i would tell you something.. This is twice now i’ve landed on your blog in the last 3 weeks searching for completely unrelated things. Spooky or what?

admin
February 14, 2010

Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

LOL … it is Spooky hahahaha
Anyway, thank you for visiting !!!

Leave a comment